FACTORS AFFECTING COLLATERAL VALUE AT THE INDONESIAN STATE BANK IN THE PAPUA REGION
Keywords:
Land legality, Land area, Collateral value, Non-Performing Loan, BNI Papua RegionAbstract
The importance of accuracy in collateral valuation as one of the main instruments in maintaining banking health, particularly in controlling the non-performing loan (NPL) ratio. Inaccuracies in collateral analysis, which lead to overvaluation or the use of assets that do not have strategic market value, have the potential to cause difficulties in collateral execution and increase the risk of bank losses. This study aims to examine and analyse the factors that influence collateral value at Bank Negara Indonesia (BNI) in the Papua region. The research method uses a quantitative descriptive approach. The research population consists of data on 150 BNI Griya Multiguna consumer credit debtors, specifically residential debtors. A sample of 60 data points was obtained using purposive sampling. The data was obtained from five BNI branches in the Papua Region in the form of land legality, land area, building area, building legality, and building construction. The results of multiple linear regression show that land legality, building legality, and building area have a positive and significant effect on collateral value, while land area and building construction have a positive effect but are not statistically significant. The results of this study confirm that legal aspects, including land legality and building legality, as well as building area, are the main determinants of collateral value for residential consumer loans in the Papua Region. These findings are important for banks, appraisers, and stakeholders in the management of residential property-based loans, and encourage more accurate evaluations to minimise the risk of non-performing loans in the Papua region, ultimately benefiting the Government of the Republic of Indonesia.
Downloads
References
Adiyanto, M. R. (2020). Penentuan Nilai Pasar Properti Tanah Kosong Di Desa Sedati Gede Sidoarjo. Media Trend: Berkala Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan, 15(2), 308-318. doi:http://dx.doi.org/10.21107/mediatrend.v15i2.7438
Alfasyah, R. M. (2024). Pengaruh Harga Rumah, Luas Bangunan, Kematangan Ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Inflasi Terhadap Permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) (Studi Kasus FLPP Tahun 2022 di Jawa Barat) . Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Bank Indonesia. (2024, April 26). Survei Perbankan Triwulan I 2024: Penyaluran Kredit Baru Tumbuh Positif. Diambil kembali dari Bank Indonesia: https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_268224.aspx
Bian, X., Lin, Z., & Liu, Y. (2018). House Price, Loan to Value Ration, and Credit Rick. Journal of Banking & Finance, 92, 1-12. doi:https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2018.04.006
BPTPM. (2023, Januari 24). Penjaminan Kredit Konstruksi. Diambil kembali dari Jamkrida Papua:
Dahlilinggar, W. L. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Agunan Kredit Pada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat Provinsi Yogyakarta. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Damayanti, R. (2015). Analisis Kredit Guna Penanggulangan Kredit Bermasalah Pada PT PNM Ulamm Unit Nglegok Kabupaten Blitar. Riset Mahasiswa Ekonomi, 2(2), 189-205. Diambil kembali dari https://journal.stieken.ac.id/index.php/ritmik/article/view/237
European Central Bank. (2017). Guidance to Banks on Non-Performing Loans. European Central Bank.
Fauzi, A. (2018). Kredit Macet, NPL dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Perusahaan pada Perusahaan Pembiayaan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(1), 27-36. doi:https://doi.org/10.55264/jumabis.v2i1.16
Luck, S., & Santos, J. A. (2023). The Valuation of Collateral in Bank Lending. Journal of Financial and Quantitative Analysis, 59(5), 2038-2067. doi:10.1017/S0022109023000704
Mabarun, A., Rahakbauw, H. Z., & Naufal, M. F. (2023). Kontribusi Nilai Tanah Terhadap Nilai Properti Pada Sektor Perumahan di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Journal of Comprehensive Science, 2(8), 1404-1407.
Mampow, G. L., Manengkey, J., & Marunduh, A. (2020). Pengaruh Luas Lahan, Luas Bangunan, dan Tata Letak Tanah Terhadap Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Di Kabupaten Minahasa Tahun 2015-2017. Jurnal Akuntansi Manado, 13-18. doi:http://dx.doi.org/10.53682/jaim.v1i2.364
Monoppo, R. A., Sumakul, T. F., & Pontoh, K. C. (2021). Kajian Yuridis Sertifikat Tanah Sebagai Jaminan Dalam Perjanjian Kredit. Lex Privatum, IX(3), 195-205.
Octavianus, H., Sadalia, I., Fachrudin, K. A., & Syahyunan. (2023). Houw Does Liquidity Risk Interact with Credit Risk? A Comparison Study of Indonesia and Malaysia Banking. The Seybold Report, 18(03), 521-532. doi:10.17605/OSF.IO/SA4M9
Pemprov Papua. (2006, September 06). Tahun 2010 semua Pemda diharapkan miliki Perda Bangunan Gedung. Diambil kembali dari Pemerintah Provinsi Papua: https://www.papua.go.id/view-detail-berita-808/undefined
Pohan, K. I., & Rokan, M. K. (2022). Analisis Permasalahan Kredit Macet. Journal of Economics, Business, and Enterpreneurship, 3(1), 21-24. doi:https://doi.org/10.29303/alexandria.v3i1.174
Pojok Papua. (2022, Februari 22). Pemda Mimika Mulai Tertibkan Bangunan Tanpa IMB. Diambil kembali dari Pojok Papua.id: https://www.pojokpapua.id/2022/02/22/pemda-mimika-mulai-tertibkan-bangunan-tanpa-imb/
Rahayu, E., Nurjaya, I. N., & Winarno, B. (2022). Perlindungan Hukum Bagi Kreditor Pemegang Hak Tanggungan Atas Pemberian Kredit Dengan Jaminan Hak Gun Bangunan Terhadap Debitor Yang Wanprestasi. Malang: Universitas Brawijaya.
Rusim, D. A., Parung, H., Latif, R. U., & Tjaronge, W. (2018). Analisis Risiko Terhadap Waktu Pelaksanaan Pada Pembangunan Infrastruktur Jalan di Jayapura. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipik 2018 (hal. 193-199).
Said, N., Miru, A., & Ridwan, N. F. (2021). Kekuatan Hukum Klausula Jaminan Dalam Perjanjian Utang Piutang Yang Tidak Dituangkan Dalam Akta Tersendiri. PAPUA Law Journal, 6(1), 1-17.
Sant'Anna, A. C., Cowley, C., & Katchova, A. L. (2021). Examining the Relationship between Land Values and Credit Availability. Journal of Agricultural and Applied Economics, 53(3), 209-228.
Song, I. (2002). Collateral in Loan Classification and Provisioning. International Monetary Fund. Diambil kembali dari https://www.imf.org/external/pubs/ft/wp/2002/wp02122.pdf
Suderajat, A., Kamalia, A. Z., & Afandi, D. (2025). Segmentasi Harga Pasar Properti Rumah Menggunakan Algoritma K-Means Berdasarkan Lokasi, Harga, dan Luas Bangunan. DINAMIK, 30(2), 180-192. doi:http://dx.doi.org/10.35315/dinamik.v30i2.10182
Weleng, A. M., Runtunuwu, Y. B., & Lumenta, H. N. (2025). Analisis Hukum Keududkan Tanah Adat di Papua. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 5(2), 378-381. doi:https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i2.5795
Worabai, L. H. (2023). Efektivitas Penertiban Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Di Kota Jayapura Provinsi Papua. IPDN.
Wutoy, E., & Soeratno. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Aset Tanah Milik Pemerintah Provinsi Papua Di Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.





